Seorang samurai sejati tidak
diturunkan dari garis darah…tetapi dari
JIWA. Dia..walaupun tidak memiliki
darah samurai tetapi memiliki jiwa
samurai…..memiliki kebesaran yang lebih
besar dari seorang samurai sekalipun.
Dan JIWA hanya bisa dibangkitkan dengan
TEKAD dan KEMAUAN… ”
Andaikan anda sejak kecil mengalami
cacat fisik, setiap hari anda harus
memakai kruk untuk membantu anda
berjalan, jangankan untuk
berlari…berjalan saja anda susah. Anda
punya impian…keinginan….tetapi itu
semua dibatasi oleh kondisi fisik anda…
Apa yang akan anda lakukan..? menyerah
begitu saja oleh keadaan…..?
menyalahkan Sang Pencipta karena merasa
diperlakukan tidak adil ? atau anda
akan berusaha dengan segenap
hati…jiwa…raga… ..meraih apa yang
menjadi impian anda….?
Namanya Wilma Rudolph, ia dilahirkan
dalam keluarga miskin. Ketika berumur
empat tahun ia menderita radang paru –
paru disertai radang kronis, separuh
badannya lumpuh karena polio. Ia harus
menggunakan kruk untuk membantunya
melakukan aktivitas sehari – hari.
Dokter berkata kepada ibunya bahwa
Wilma tidak akan dapat berjalan normal
lagi. Ibunya memberi dorongan kepadanya
dan berkata bahwa dia dapat melakukan
apapun yang diinginkan jika dia yakin.
Wilma Rudolph berkata kepada ibunya
“Aku ingin menjadi wanita tercepat di
dunia !”. Dengan semangat, keyakinan
yang luar biasa bahwa dia dapat
mencapai apa yang dia inginkan, pada
usia 9 tahun ia mulai latihan berjalan
tanpa menggunakan kruk, menentang apa
yang dikatakan oleh dokter. Pada usia
13 tahun ia memulai lomba balap lari
pertamanya, namun mencapai garis finish
di urutan terakhir. Dia mengikuti
berbagai lomba balap lari, dan
selalu…..ia hanya mampu mencapai garis
finish di urutan terakhir.
Tapi…ia tidak mengenal kata menyerah.
Tujuan yang ingin ia raih adalah
“Menjadi Wanita Tercepat Di Dunia”.
Sampai pada suatu hari ia dapat menjadi
juara pertama. Pada usia lima belas
tahun ia bersekolah di Tennesse State
University, dimana dia bertemu dengan
seorang pelatih. Wilma Rudolph
mengatakan kepadanya “Aku ingin menjadi
wanita tercepat dalam cabang olahraga
lari di dunia ini ! ”, sang pelatih
berkata kepadanya “Dengan semangat
membara seperti apa yang kau miliki,
tak ada seorangpun yang dapat
menghentikanmu” .
Pada olimpiade tahun 1960 Wilma
Rudolph, seorang wanita yang tadinya
lumpuh, menjadi wanita tercepat di
dunia dengan meraih 3 medali emas untuk
nomor lari 100 m, 200 m, dan 400 m
untuk nomor lari estafet.
Kita jarang menyadari atau bahkan tidak
mengetahui bahwa sesungguhnya ada
“Raksasa” dalam setiap diri kita. Dan
“Raksasa” itu sesungguhnya dapat
dibangkitkan kalau saja seorang manusia
MAU “membangunkan” apa yang ada didalam
dirinya tersebut. Sepertihalnya Wilma
Rudolph, kondisi fisiknya yang lumpuh
disertai penyakit radang paru – paru
kronis…tidak mengalahkan TEKAD yang ada
dalam dirinya untuk mencapai TUJUAN
yang menjadi impiannya. Tekad dan
keyakinan didalam dirinya-lah yang
mengalahkan tubuh fisiknya, dan sebagai
hasilnya….tubuh fisiknya
bergerak….tumbuh… dan berkembang
mengikuti keyakinan dan tekadnya,
karena tubuh fisik hanya mengikuti JIWA
dan jiwa untuk menang hanya bisa
dibangkitkan dengan TEKAD dan KEMAUAN
untuk menjadi pemenang.
Kalau orang yang dulunya lumpuh saja
bisa menjadi orang tercepat di dunia,
apa yang bisa saya lakukan terhadap
tubuh sempurna saya….?